Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
ISSN 2086-4981

IDENTIFIKASI JALUR-JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI KOTA PADANG (Studi Kasus : Kelurahan Air Tawar Barat dan Kelurahan Parupuk Tabing, Kota Padang)

Faisal Ashar, Oktaviani
INTISARI

Kota Padang merupakan kawasan bukit barisan yang rawan terhadap gempa, dan bahkan gempa tersebut sewaktu-waktu bisa menimbulkan gelombang tsunami. Penelitian ini mendeskripsikan Jalur-Jalur Evakuasi Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah [1]. Untuk mengetahui apakah masih ada jalur-jalur evakuasi yang lebih cepat dan optimal yang dapat di jangkau oleh masyarakat selain jalur evakuasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Padang. [2]. Untuk mengetahui jalur-jalur evakuasi eksisting Kota Padang. [3]. Untuk membuat sebuah peta evakuasi Kota Padang.

Penelitian ini dilakukan pada dua kelurahan yang berada pada pesisir pantai dengan jumlah penduduk yang banyak, yaitu kelurahan Air Tawar Barat dan Kelurahan Parupuk Tabing. Data yang didapatkan dari lapangan dengan menggunakan GPS, diperoleh titik koordinat penelitian. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan software GIS (AutoCAD Map, MapSource), maka diperoleh titik koordinat UTM, peta jalur-jalur terpendek per zona, waktu jalur terpendek dengan menggunakan kendaraan bermotor dan jalan kaki per zona.

Pada jalur-jalur terpendek diperoleh sepuluh zona, yaitu zona I Perumnas Air tawar barat (A1 ke T1), zona II Parkit (A2 ke T1), zona III UNP (A3 ke T4), zona IV Cendrawasih (A4 ke T4), zona V Parupuk Tabing (A5 ke T5), zona VI Asrama Haji (A6 ke T5), zona VII Jondul 5 (A7 ke T6), zona VIII Komplek Cimpago (A8 ke T6), zona IX Jondul 4 (A9 ke T6), dan zona X Pasir Putih Tabing (A10 ke T6).

Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh waktu dan jarak masing-masing jalur pada setiap zona. Dengan ketentuan waktu ± 20 menit, untuk kendaraan bermotor diperoleh estimasi waktu masing-masing jalur rata-rata di bawah 20 menit untuk evakuasi. Sedangkan untuk pejalan kaki, diperoleh estimasi waktu yang dibutuhkan sebagian diatas 20 menit untuk evakuasi.

Kata Kunci :
Tsunami, Jalur Evakuasi, Jalur Terpendek (Short Path Analysis)


ABSTRACT

The city of Padang is the mountain chain that is prone to earthquakes, tremors and even at times can cause tsunami waves. This study describes Pathways Evacuation of Padang. The purpose of this study were [1]. To find out if there are evacuation routes more quickly and optimally can be reached by the public in addition to evacuation routes established by the Government of Padang. [2]. To know the evacuation routes of the existing city of Padang. [3]. To create a map of the evacuation of Padang.

The research was conducted in two villages located on the coast with a lot of population are Air Tawar Barat and Village Parupuk Tabing. Data obtained from the field using GPS coordinates obtained by the study. Then the data was analyzed using GIS software (AutoCAD Map, MapSource), then earned a point UTM coordinates, map the shortest paths per zone, the shortest path by using a motor vehicle and on foot per zone.

On the shortest paths obtained ten zones, namely zone I Air Tarat Barat (A1 to T1), zone II Parkit (A2 to T1), zone III UNP (A3 to T4), zone IV Cendrawasih (A4 to T4), the zone V Parupuk Tabing (A5 to T5), zone VI Asrama Haji (A6 to T5), zone VII Jondul 5 (A7 to T6), zone VIII Cimpago (A8 to T6), zone IX Jondul 4 (A9 to T6), and Pasir Putih Tabing X zone (A10 to T6).

Based on the analysis conducted, obtained by time and distance of each lane in each zone. With the provisions of the ± 20 minutes, for motor vehicles acquired each time the estimated average line in under 20 minutes to evacuate. As for the pedestrian, obtained estimates of the time it takes most more than 20 minutes to evacuate..


Keyword :
Tsunami, the Gaza evacuation, Shortest Path (Short Path Analysis)

Download file : 16.pdf