Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
ISSN 2086-4981

PERKIRAAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK JANGKA PANJANG DI PROVINSI SUMATERA BARAT SAMPAI TAHUN 2021 DENGAN LOGIKA FUZZY CLUSTERING

Heru Dibyo Laksono, Abraham Arief
INTISARI

Dalam proses perencanaan pengembangan sistem tenaga listrik diperlukan adanya suatu perkiraan kebutuhan tenaga listrik dimasa yang akan datang. Hasil perkiraan yang didapatkan bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan tindakan yang akan diambil untuk masa-masa mendatang. Hal ini bertujuan demi tercapainya optimalisasi dalam proses penyediaan energi listrik. Pada penelitian ini, metoda perkiraan yang digunakan adalah logika fuzzy cluster c-means dan fuzzy inteference system tipe mamdani. Perkiraan yang dilakukan bersifat jangka panjang, yaitu sampai tahun 2021. Perkiraan kebutuhan energi listrik jangka panjang umumnya mengacu pada statistik masa lalu dan atas dasar analisis karakteristik konsumsi energi yang lalu. Karakteristik tersebut biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jumlah penduduk, jumlah pelanggan listrik, rasio elektrifikasi PDRB (Harga Konstan 2000), dan lain sebagainya. Sehingga, metoda logika fuzzy ini menggunakan data historis / aktual yang diakumulasikan dalam beberapa periode waktu, yaitu dari tahun 2002 sampai 2011. Hasil Perkiraan menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2021 sebesar 4886.15 GWh. Nilai ini tidak jauh berbeda dengan perkiraan yang dilakukan oleh PLN, yaitu sebesar 4895.20 GWh. Nilai kesalahan (error) antara hasil perkiraan logika fuzzy dengan hasil perkiraan PLN pada tahun 2021 tersebut adalah 0.18 %.

Kata Kunci :
Perkiraan kebutuhan energi listrik, fuzzy cluster c-means, fuzzy inteference system.


ABSTRACT

In the process of planning the development of power systems it is necessary to estimate the electricity demand in the future. Approximate results obtained can be considered for policy makers to formulate measures to be taken for the future. It aims to achieve optimization in the process of providing electrical energy. In this study, the method of estimation used was cluster fuzzy logic and fuzzy c-means inteference Mamdani type system. Estimates done long term, ie until 2021. Estimated long-term electric energy demand generally refers to the statistics of the past and on the basis of analysis of the characteristics and energy consumption. These characteristics are usually influenced by several factors, such as population, number of electricity customers, electrification ratio GDP (Constant Price 2000), and others. Thus, this fuzzy logic method uses historical data / actual accumulated in some period of time, ie from 2002 to 2011. The estimated results show that electrical energy needs in the province of West Sumatra in 2021 amounted to 4886.15 GWh. This value is not much different from the estimates made by the PLN, in the amount of 4895.20 GWh. Error value (error) between the results of the estimation of fuzzy logic to approximate results PLN in 2021 was 0.18%.


Keyword :
Estimated electricity needs, fuzzy c-means cluster, fuzzy inteference system

Download file : 15-Vol5No2Sep2012-Heru Dibyo Laksono-Abraham Arief.pdf