Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
ISSN 2086-4981

STUDI KOMPARASI METODE ARITHMETIC CODING DAN HUFFMAN CODING DALAM ALGORITMA ENTROPY UNTUK KOMPRESI CITRA DIGITAL

Hari Antoni Musril
INTISARI

Ada banyak sekali metode kompresi data yang ada saat ini. Sebagian besar metode tersebut bisa dikelompokkan ke dalam salah satu dari dua kelompok besar, statistical based dan dictionary based. Contoh dari dictionary based coding adalah Lempel Ziv Welch dan contoh dari statistical based coding adalah Huffman Coding dan Arithmetic Coding yang merupakan algoritma terbaru. Tulisan ini mengulas prinsip-prinsip dari Arithmetic Coding serta keuntungan – keuntungannya dibandingkan dengan metode Huffman Coding. Dalam tulisan ini dilakukan pengkompresian citra digital menggunakan Arithmetic Coding dan Huffman Coding. Citra uji yang telah dipilih dikompresi menggunakan software Minerva, pertama citra dikompresi menggunakan Arithmetic Coding, kemudian citra yang sama dikompresi dengan Huffman Coding. Setelah itu dengan menggunakan fasilitas yang ada pada software Minerva akan didapatkan waktu yang digunakan untuk kompresi, rasio kompresi, dan ukuran citra hasil kompresi. Pada akhirnya ditarik kesimpulan, bahwa algoritma ini cukup baik untuk dipakai dalam keperluan kompresi data. Alasan pertama karena jumlah coding bit pada arithmetic coding lebih sedikit dibandingkan dengan huffman coding. Modifikasi dengan menggunakan bilangan integer juga mampu mengatasi keterbatasan peralatan – peralatan encoder dan decoder dari pengolahan floating point yang terlalu panjang. Kedua karena jumlah bit kodenya lebih sedikit dan dapat diimplementasikan. Pada Arithmetic Coding didapatkan rasio kompresi yang besar dan ukuran citra hasil kompresi yang lebih kecil dibandingkan Huffman Coding, namun waktu yang dibutuhkan oleh Huffman Coding lebih cepat dibandingkan Arithmetic Coding.

Kata Kunci :
Arithmetic Coding, Huffman Coding, kompresi citra, algoritma


ABSTRACT

Nowadays, there are many methods of data compression available. Most of them can be classified into one of the two big categories, i.e., statistical based and dictionary based. An Example of dictionary based coding is Lempel Zip Welch. The example of statistical based coding are Huffman coding and Arithmetic coding, as the newest algorithm. This paper describes the principles of Arithmetic coding along with its advantages compared to Huffman coding method. In this final paper conducted compression of digital image by use of Arithmetic Coding and Huffman Coding. The test image which have been selected compressed use Minerva software, first image compressed by Arithmetic Coding, then same image compressed by Huffman Coding. Afterwards by using facility exist in Minerva software will getting time use for compression, compression ratio, and image size measure result of compression. As the final conclusion, the algorithm is outstanding for the use of data compression matters. The number of bit coding of arithmetic is less than that of Huffman coding. The modification with the numerical integer is  capable  of dealing with the limitations of the encoder and decoder equipments over to long floating point processing. Due to the less number of the bit codings, and can be implemented. At Arithmetic Coding getting big compression ratio and image size measure result of  compression which is smaller to be compared to Huffman Coding, but time required by Huffman Coding quicker compared to Arithmetic Coding.  


Keyword :
Arithmetic Coding, Huffman Coding, data compression, algorithm

Download file : 12-Vol5No2Sep2012-Hari Antoni Musril.pdf